Jasa Giro Pemerintah Bebas Pajak…

Jasa giro atas rekening milik Pemerintah, dalam hal ini APBN/D, serta kegiatan yang dibiayai /penerimaannya lgs dianggarkan masuk APBN/D (jd kecuali badan usaha milik pemerintah/yg menjalankan usaha menghasilkan penerimaan), jelas bukan merupakan subjek pajak, sehingga terhadap bunga atas simpanan pemerintah (bukan atas nama pribadi) tidak dipotong atau dipungut pajak penghasilan.

Menurut Undang- Undang nomor 36 tahun 2008 tentang perubahan keempat atas undang-undang nomor 7 tahun 1983 tentang pajak penghasilan menyebutkan bahwa pemerintah bukanlah merupakan subjek pajak. Menurut Pasal 2 Undang-Undang Pajak Penghasilan ayat (3) huruf b tersebut, subjek pajak adalah badan yang didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia, kecuali unit tertentu dari badan pemerintah yang memenuhi kriteria:

1.  Pembentukannya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;

2.  Pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;

3.  Penerimaannya dimasukkan dalam anggaran Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah; dan

4.  Pembukuannya diperiksa oleh aparat pengawasan fungsional negara.

Berikut surat dirjen pajak yang terkait dengan hal tersebut ;
—————————————————————————————————————————-
SURAT DIRJEN PAJAK
S-1141/PJ.313/2004
Ditetapkan tanggal 8 Nopember 2004

PPh ATAS JASA GIRO

Sehubungan dengan surat Saudara kepada Kepala KPP Palembang Ilir Timur yang salah satu tembusannya dikirimkan kepada kami perihal tersebut di atas, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

Dalam surat tersebut pada intinya Saudara memberikan penegasan kepada Kepala KPP Palembang Ilir Timur bahwa Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan tidak termasuk Subjek Pajak sehingga penghasilan yang diterima atau diperoleh Pemerintah Sumsel tersebut atas jasa giro bukan merupakan objek PPh dan oleh sebab itu tidak dipotong atau dipungut PPh Pasal 4 ayat (2).

Berdasarkan ketentuan Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 17 tahun 2000 (UU PPh), diatur bahwa yang menjadi Subjek Pajak adalah:

a. 1) orang pribadi
2) warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan, menggantikan              yang berhak;
b. Badan;
c. Bentuk usaha tetap
Dalam penjelasan pasal 2, disebutkan bahwa Badan Usaha Milik Negara dan Daerah merupakan  Subjek Pajak tanpa memperhatikan nama dan bentuknya, sehingga setiap unit tertentu dari badan Pemerintah, misalnya lembaga, badan, dan sebagainya yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan untuk memperoleh penghasilan merupakan Subjek Pajak.  Unit tertentu dari badan pemerintah yang memenuhi kriteria berikut tidak termasuk sebagai Subjek Pajak, yaitu:

1) Dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
2) Dibiayai dengan dana yang bersumber dari APBN atau APBD;
3) Penerimaan lembaga tersebut dimasukkan dalam anggaran          Pemerintah Pusat atau Daerah; dan
4) Pembukuannya diperiksa oleh aparat pengawasan fungsional negara.

Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, kami sampaikan bahwa pada dasarnya kami sependapat dengan surat penegasan Saudara Nomor XXX tanggal 24 Agustus 2004. Namun, perlu diperhatikan bahwa atas penghasilan Jasa Giro yang diterima atau diperoleh Pemerintah Daerah Sumsel sebagaimana dimaksud pada butir 1, tidak dipotong atau dipungut Pajak Penghasilan, sepanjang Pemerintah Daerah Sumsel memenuhi seluruh kriteria sebagai bukan Subjek Pajak sebagaimana dimaksud pada butir 2 dan rekening tersebut bukan atas nama pribadi.

An.

DIREKTUR JENDERAL
DIREKTUR,
ttd
H.S.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: